News Update :

Entri Populer

Seputar PKS

Taujih

PKS Yakin PAN Tetap Setia Bersama Koalisi Merah Putih

20 Agustus 2014

PKS Nongsa - Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid yakin Partai Amanat Nasional (PAN) tetap setia berada di Koalisi Merah Putih. Dia mengatakan pernyataan Joko Widodo bahwa PAN mau merapat ke kubunya adalah upaya untuk memecah belah.

"Beliau mau memecah belah. Pemimpin itu mempersatukan. Saya kaget membaca pernyataan Beliau (Jokowi). Saya tahu persis Hatta komitmen dengan Koalisi Merah Putih," tegas Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, seperti dikutip okezone, Rabu (20/8/2014).

Hal tersebut, kata Hidayat, terlihat saat perayaan HUT ke-69 RI. Ketika itu Hatta masih mendampingi Prabowo.

"Upacara 17 Agustus-an semua datang. Hatta datang, PPP juga datang diwakili Waketum Pak Emron dan sekjen datang. ARB juga datang," sambungnya.

Dewan Pakar Tim Pemenangan Prabowo-Hatta ini menambahkan, Jokowi selalu mengedepankan politik tanpa transaksional. Tapi, politik dilakukan untuk mendapat kekuasaan. Ia pun mempertanyakan apa yang bisa membuat PAN tertarik dukung Jokowi.

"Karena dari awal tidak bagi-bagi jabatan, kalau ada koalisi diajak gabung tanpa iming-iming, bagaimana?" terangnya.

Hidayat juga menyampaikan, partainya tetap akan berkomitmen untuk bersama Prabowo-Hatta, meskipun harus jadi oposisi. "Silakan rakyat menilai, apakah dia konsisten atau tidak. Kami tidak akan tegiur," pungkasnya.[dm]






Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

PKS: Jokowi tak Perlu Ajak Partai Koalisi Merah Putih untuk Mendukungnya

PKS Nongsa - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengingatkan calon presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) konsisten dengan janji membangun koalisi ramping. Menurut PKS, Jokowi tidak perlu mengajak partai-partai yang tergabung dalam koalisi Merah Putih bergabung mendukungnya.

"Sejak awal Jokowi ingin koalisi ramping dan tanpa transaksi. Beliau komitmen saja, saya kira akan tetap positif," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, seperti dikutip, Republika Online, Rabu (20/8).

Hidayat mengaku terkejut dengan pernyataan Jokowi bahwa PAN dan Demokrat akan bergabung mendukung Jokowi. Sebab sejauh pengetahuannya, PAN dan Demokrat masih konsisten di Koalisi Merah Putih. Apalagi, imbuh Hidayat, Wakil Ketua Umum Demokrat, Max Sopacua buru-buru membantah pernyataan Jokowi dengan mengatakan tidak mungkin partainya mendukung Jokowi.

PKS juga mengingatkan Jokowi untuk konsisten membangun koalisi tanpa syarat. Hidayat khawatir tawaran Jokowi agar sejumlah partai Koalisi Merah Putih merapatkan dukungan didasarkan pada iming-iming jabatan tertentu.

Hidayat menyatakan PKS akan konsisten berada di luar pemerintahan Jokowi-JK. PKS tidak akan tergiru dengan iming-iming jabatan apapun yang mungkin ditawarkan Jokowi untuk mendukungnya. "Kami tidak tergiur dengan koalisi Jokowi," ujarnya.[dm]




PASBERITA



Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

Inilah Instruksi Prabowo-Hatta Jelang Keputusan MK

PKS Nongsa - Mahkamah Konstitusi akan membacakan putusan sengketa Pemilihan presiden, Kamis 21 Agustus 2014 besok. Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Taufik Kurniawan mengatakan PAN akan menghargai apapun putusan MK. Taufik berharap aspek keadilan dan keterbukaan menjadi pertimbangan utama sembilan hakim konstitusi.

"Keputusan MK bersifat final dan mengikat. Kita harus tetap mengutamakan perdamaian, namun kita tetap harapkan agar mempertimbangkan aspek keadilan," ujar Taufik, Rabu 20 Oktober 2014.

Menurutnya, calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang antara lain diusung PAN telah menginstruksikan agar simpatisan calon presiden nomor urut satu itu tidak berbuat anarki saat pengumuman MK nanti.

"Ada arahan langsung Pak Prabowo-Hatta. Kita harus mengedepankan hak konstitusi secara damai, elegan, tanpa anarki," ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Priyo Budi Santoso. Dia percaya para hakim konstitusi dengan segala kearifan dan kenegarawanannya dapat memutuskan yang terbaik.

MK dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu akan mengumumkan putusan terkait sengketa dan dugaan pelanggaran etik dalam Pilpres 2014 pada Kamis 21 Agustus 2014. Pengumuman digelar pada hari yang sama dengan tujuan agar tidak saling mempengaruhi satu sama lain.[dm/viva]






Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

Menteri PKS Ini Menginap di Rumah Warga di Lereng Gunung

PKS Nongsa - Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri bermalam di rumah salah seorang warga Desa Guci, Bumi Jawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Posisi rumah itu berada persis di lereng utara Gunung Slamet yang telah ditetapkan status siaga 3.

Letak geografis Desa Guci berada di ketinggian 1.250 meter di bawah permukaan laut (dpl) dengan posisi persis di lereng utara Gunung Slamet. Di Desa Guci terdapat 5.000 rumah tidak layak huni. Rumah yang akan dibedah telah diverifikasi berdasarkan tingkat keterancaman, risiko dan prioritas.

"Kami akan melakukan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 241 milik warga miskin, tapi sebelumnya akan dirubuhkan dan dijadikan rumah layak huni," kata Salim di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (20/8).

Politikus PKS itu tiba Selasa malam kemarin. Salim sempat berdialog, dan mengajak warga untuk arif dan tenang menghadapi bencana. Menurutnya, alam ada waktunya bereaksi, tetapi alam juga memberikan berkah di balik reaksinya.

"Jangan panik, ikuti aturan evakuasi bencana dan lakukan simulasi secara terjadwal," pinta Salim.

Selama ini, Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki skema untuk penanggulangan bencana pada masa kedaruratan, maupun dalam ketersediaan atau logistic supporting system. Selain itu, Kemensos juga telah memfasilitasi daerah dengan gudang yang berisi peralatan bencana dan buffer stock.

"Pada saat kedaruratan bupati bisa mengeluarkan kebutuhan beras hingga 50 ton. Jika dirasa masih kurnag, maka Mensos bisa menambahkan sampai di atas 100 ton," tuturnya.

Kondisi teranyar, Badan Meterologi, Klomatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan Gunung Slamet tertutup kabut diiringi asap kecokelatan dan api pijar membumbung hingga ketinggian lebih dari 600 meter. Terdengar juga 91 kali dentuman ringan sampai sedang, terkadang bergemuruh, dan suhu di beberapa pemandian air panas di kawasan wisata Guci berkisar 50-70 derajat celcius.[dm/mdk]






Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

Inilah Kado Terindah di HUT Jabar ke-69

PKS NongsaPemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) pada Selasa (19/8) kemarin merayakan hari ulang tahun Jawa Barat yang ke-69. Provinsi Jabar di era kepemimpinan Ahmad Heryawan (Aher) banyak memperoleh prestasi yang gemilang. Salah satunya yang sangat dibanggakan adalah  Pemrov Jabar berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 3 tahun berturut-turut, terkait laporan keuangan Pemprov Jabar. 

Tidak berlebihan kiranya jika prestasi ini diibaratkan kado terindah bagi Pemprov Jabar khususnya dan warga masyarakat Jabar umumnya.

"Salah satu penghargaan yang membanggakan adalah meraih opini Wajar tanpa pengecualian dari BPK RI tanpa penjelasan paragraph. Dan Alhamdulillah WTP ini sudah diraih selama 3 tahun berturut-turut dari tahun 2011 sampai dengan 2014," ujar Aher dalam kata sambutannya saat memperingati hari ulang tahun Jawa Barat yang ke-69 sebagaimana dikutip dari laman aheryawan.com, Rabu (20/8).

Aher juga bersyukur karena berkat dukungan seluruh pegawai pemerintah Provinsi Jabar, dan seluruh pemerintah pegawai kabupaten/kota terlebih dukungan dari DPRD dan DPD kabupaten/kota dalam kurun waktu 19 Agustus 2013 s/d 19 Agustus 2014.

"Alhamdulillah di tingkat provinsi saja untuk tingkat nasional telah mendapat apresiasi dari masyarakat pemerintah pusat sebanyak 37 penghargaan dari total 150 penghargaan, dalam kurun waktu 2008-2014," katanya.

Menurut Aher yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini untuk mempertahankan kualitas opini WTP dari BPK RI, perlu menerapkan 4 prinsip, yaitu 4 Tertib.

Tertib administrasi, pengelolaan keuangan dan barang dagang daerah serta tertib dan patuh pada aturan. Tertib proses pengadaan dan bukti pertanggungjawaban dan tertib implementasi pengawasan internal.

"Selanjutnya, untuk keberhasilan dalam implementasi program dan kegiatan tahunan, APBD Provinsi Jabar akan terus menerapkan revitalisasi dan reorientasi peran dan tanggungjawab para asisten untuk keberhasilan pelaksanaan 37 kegiatan unggulan," katanya.

Kemudian lanjut Aher, Pemprov Jabar akan menerapkan revitalisasi dan reorientasi serta tanggungjawab Badan Koordinasi Pemerintahan dan pembangunan untuk keberhasilan pelaksanaan kegiatan tematik kewilayahan yang merupakan kegiatan sinergi lintas pemerintahan dan multi pihak.[dm]



PASBERITA



Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

Jilboobs

19 Agustus 2014

PKS Nongsa - Istilah Jilboobs begitu ngetrend akhir-akhir ini. Tak kalah sama dengan isu ISIS dan persidangan sengketa Pemilu Presiden di MK akhir-akhir ini. Jilboobs merupakan istilah sindiran yang digunakan oleh sebagian wanita beragama Islam tapi tidak menutup bagian dadanya sebagaimana yang disyariatkan dalam Alquran. Menarik rasanya untuk kita diskusikan dan semoga tulisan ini bisa mewakili dan meluruskan persoalan agar kemudian kita sama-sama bisa memahami makna penggunaan jilbab yang sebenarnya.

Jilboobs dikenal luas setelah akun facebook bernama Jilboobs Community menuliskan 'indahnya saling berbagi'.Sebenarnya istilah Jilboobs digunakan untuk menyindir wanita yang mengenakan jilbab tapi tetap berpakaian ketat hingga bentuk tubuh tercetak jelas. Namun tren fashion jilboobs ini bukanlah hal baru. Sebelumnya ada istilah Jilbab lepet yang terkenal di Bandung.Hampir sama dengan jilboobs,istilah tersebut digunakan untuk menyindir kaum hawa yang menggunakan jilbab tapi masih berpakaian ketat dan seksi (www.harianterbit.com).

Tentu para jilboobers ini telah keliru dan perlu penulis ingatkan tentang standarisasi penggunaan jilbab. Jilbab yang sebenarnya merupakan sarana penutup aurat dan menyimbolkan harga diri seorang muslimah, tanpa disadari kini telah bergeser sebagai trend, padahal Allah SWT telah menegaskan secara jelas dalam QS. An-Nur ayat 31 telah terkait kewajiban menggunakan jilbab yang ideal sebagai berikut.

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Pada surat dan ayat yang  lain juga Allah SWT berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. 33: 59).

Nah, berdasarkan kedua surat dan ayat Alquran di atas tergambarlah secara jelas bagaimana standarisasi jilbab dan kegunaan jilbab yang sebenarnya itu untuk apa. Islam telah menegaskan bahwa jilbab yang digunakan oleh seorang muslimah adalah untuk menjaga aurat dan menghindari dirinya dari gangguan. Disinilah letak haga diri seorang muslimah sejati.

Jilbab Modis Kaum Jilboobers

Jilbab yang beredar dan digunakan oleh sebagian besar muslimah saat ini tidak memenuhi standar dan terkadang diperparah lagi dengan kostum yang relatif ketat. Saya dalam hal ini tidak mau memperdebatkan mana kemudian yang lebih baik antara wanita yang tidak menggunakan jilbab yang berpenampilan modis nan seksi dengan wanita yang berpakaian sopan.

Namun, perlu rasanya penulis menyadarkan dan meluruskan pemahaman terkait masalah ini. Pertama, sudah seharusnya wanita muslimah harus menyadari tentang betapa berharganya mereka dihadapan Allah SWT dan setiap sudut tubuh mereka merupakan aurat kecuali wajah dan telapak tangan. Sehingga kemudian memang diperlukan kesadaran bagi para muslimah yang hingga saat ini masih menggunakan jilbab yang tidak memenuhi standar Alquran agar segera menyadari dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Karena memang secara moril ini telah digariskan dalam Alquran dan ternyata secara medis jilbab yang standar menutupi bagian dada hingga ke bawah ternyata mampu menjauhkan wanita muslimah dari penyakit kanker payudara. Kedua, adanya upaya sekulerisasi jilbab oleh pihak-pihak tertentu sudah seharusnya disikapi dengan cerdas oleh pengguna dan penjual jilbab di Indonesia untuk kemudian bersama tidak membeli dan menjual jilbab-jilbab yang tidak memenuhi standar seperti yang telah digariskan dalam Alquran.

Ketiga, marilah bersama kita mengampanyekan hal ini yang mungkin bagi sebagian orang  bukan hal prioritas untuk dibahas, tapi yakin dan percayalah semakin kita tidak peduli dengan masalah ini maka pelan tapi pasti kita akan terus melihat rusaknya moral para muslimah yang tergerus dengan jilbab modis atau sekarang ngeterend dengan istilah jilboobers. Dan ini merupakan tugas kita semua sebagai muslim untuk saling mengingatkan, intinya gunakanlah jilbab sesuai dengan petunjuk-Nya. Menutupi bagian dada dan tidak menampakkan lekuk tubuh. Semoga kita semua memahaminya dan selalu dilindungi oleh Allah SWT. Amin.

Oleh: Raja Dachroni
Follow @Dachroni on Twitter

Tenaga Pengajar dan Pembina Lembaga Dakwah Kampus (LDK) STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang




PASBERITA



Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

Terkait Tuduhan Yulianis, PKS tak Akan Panggil Fahri Hamzah

PKS Nongsa - Terkait tuduhan yang dilontarkan oleh mantan wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis kepada salah seorang kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah, PKS melalui juru bicaranya Mardani Ali Sera mengatakan tidak akan memanggil kadernya Fahri Hamzah.

Menurut Mardani Fahri Hamzah sudah membuat bantahan di Twitter. Pernyataan itu dinilai telah cukup untuk mengklarifikasi tudingan tersebut.

"Enggak ada rencana untuk memanggil Fahri, sebab dia sudah menjawab di Twitter. Itu cukup," kata juru bicara PKS Mardani Alisera, saat berbincang dengan metrotvnews.com, Selasa (19/8/2014).

Seperti diberitakan sebelumnya, meski mendapat tuduhan yang tidak berdasar dari Yulianis, namun Fahri mengatakan tidak akan melaporkannya.

"Saya gak akan melaporkan mereka ke mana pun sebab saya merasa mereka juga sedang susah," kata Fahri, Senin (18/8) malam.

"Terlebih sahabat saya Anas Urbaningrum, saya terus mendoakan agar beliau diberikan kekuatan dalam memperjuangkan hak-haknya. Demikian klarifikasi sementara," imbuhnya.

Fahri mengakui belum mengetahui secara pasti tentang tuduhan Yulianis yang dialamatkan kepadanya tersebut.

Saya belum tahu persisnya seperti apa beritanya. Dan saya tidak merasa punya hubungan apapun dengan Yulianis dan Nazar. Apalagi soal uang," ujar Fahri kepada pasberita.com, Senin (18/8) malam.

Fahri mempersilahkan  Nazarudin dan Yulianis untuk mengklarifikasi soal kehadiran dirinya di Wisma Permai.

"Saya tidak pernah ke sana. Tidak tahu di mana dan tidak pernah terdengar selama ini saya berurusan dengan mereka," beber Fahri.[dm]




PASBERITA



Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

PKS Siap Bertarung Perebutkan Kursi Pimpinan DPR

PKS Nongsa - Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid mengatakan pihaknya berminat untuk bertarung memperebutkan kursi pimpinan DPR. Saat ini pihaknya masih menghormati proses gugatan terhadap UU MD3 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Hidayat mengatakan, koalisi permanen belum membahas tentang siapa nama yang bakal diajukan menjadi calon pimpinan DPR. Namun, pihaknya sangat setuju dengan aturan yang ada dalam UU MD3 bahwa pimpinan dipilih dari dan oleh anggota, bukan lagi jatah pemenang pemilu.

"Siapanya belum (dibahas) karena koalisi permanen sangat paham UU, masih disengketakan, tentu kami menunggu keputusan di MK," kata Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, seperti dikutip merdeka.com, Selasa (19/8).

Hidayat menegaskan bakal mengajukan juga calon pimpinan DPR nantinya. Tapi belum mau mengungkap siapa kader PKS yang akan diajukan itu.

"Kami akan mengajukan kalau rujukannya kepada UU MD3 itu, kami sepakat dalam koalisi permanen di koalisi kami bahwa ini ada 5 pimpinan. 1 ketua dan 4 wakil ketua, PKS akan mengajukan kader terbaiknya untuk menduduki posisi pimpinan," ujarnya.

Hidayat mengaku heran mengapa PDIP protes dengan aturan ini. Padahal pada tahun 1999 lalu, aturan ini sudah diberlakukan, dan pada saat itu PDIP sebagai pemenang pemilu menerima mekanisme tersebut.

"Tahun 1999 itu PDIP pemenang pemilu, bahkan presentase suaranya sangat tinggi lebih 33 persen, tapi mereka legowo pemilihan secara langsung. Sekarang suara PDIP enggak tinggi-tinggi amat, kalau kemudian pun dilakukan pemilihan langsung menurut saya jangan diartikan mengganjal, karena kalau PDIP calonnya hebat maka bisa saja dipilih oleh anggota," terangnya.




PASBERITA



Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

PKS: Silahkan Dibuktikan, Fitnah Jangan Dibiarkan

PKS Nongsa - Politisi PKS Fahri Hamzah disebut dalam persidangan Anas Urbaningrum menerima sejumlah uang dari Nazaruddin. Pihak PKS pun angkat bicara dengan meminta tuduhan terhadap kadernya dibuktikan.

"Dibuktikan saja. Kami juga mengejar fakta sebenarnya karena perlu buat kami," ujar juru bicara PKS Mardani ALisera saat berbincang dengan detikcom, Selasa (19/8/2014).

Mardani mengatakan Fahri Hamzah telah memberikan klarifikasinya soal tuduhan yang diberikan Yulianis yang telah memberikan sejumlah uang kepada politisi PKS tersebut.

"Boro-boro ketemu, makanya kita perlu fakta persidangan. Hakim harus mengejar pernyataan itu," ucapnya.

"Harus dibuka sejelas-jelasnya di persidangan. Fitnah jangan dibiarkan dan fakta harus diungkapkan," tambahnya.

PKS pun tidak masalah jika Fahri Hamzah dimintai keterangan oleh penegak hukum untuk memberikan kesaksian atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya itu.

"Monggo. Malah bagus. Fahri punya kesempatan klarifikasi," terangnya.[dm]




PASBERITA



Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

Meski Dituduh Terima Uang, Fahri Hamzah tak Akan Laporkan Yulianis

PKS Nongsa - Anggota Komisi 3 DPR RI Fahri Hamzah membantah tuduhan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang proyek Hambalang untuk terdakwa Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/8/2014).

Meski mendapat tuduhan yang tidak berdasar dari Yulianis, namun Fahri mengatakan tidak akan melaporkannya.

"Saya gak akan melaporkan mereka ke mana pun sebab saya merasa mereka juga sedang susah," kata Fahri, Senin (18/8) malam.

"Terlebih sahabat saya Anas Urbaningrum, saya terus mendoakan agar beliau diberikan kekuatan dalam memperjuangkan hak-haknya. Demikian klarifikasi sementara," imbuhnya.

Fahri mengakui belum mengetahui secara pasti tentang tuduhan Yulianis yang dialamatkan kepadanya tersebut.

Saya belum tahu persisnya seperti apa beritanya. Dan saya tidak merasa punya hubungan apapun dengan Yulianis dan Nazar. Apalagi soal uang," ujar Fahri kepada pasberita.com, Senin (18/8) malam.

Fahri mempersilahkan  Nazarudin dan Yulianis untuk mengklarifikasi soal kehadiran dirinya di Wisma Permai.

"Saya tidak pernah ke sana. Tidak tahu di mana dan tidak pernah terdengar selama ini saya berurusan dengan mereka," beber Fahri.[dm]




PASBERITA



Klik gambar dibawah ini untuk mendownload Aplikasi Android & BB
Aplikasi Android Klik Disini Aplikasi BlackBerry

Cerita Bang Antho

Kiprah Kami

Seputar Politik

Seputar Nusantara

 

© Copyright PKS NONGSA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS NONGSA.