News Update :

PKS: Adukan Metro TV & tvOne, Demokrat Galau

24 Februari 2012

PKS Nongsa - Gencarnya pemberitaan mengenai skandal suap Wisma Atlet dan kisruh internal di jajaran pengurus membuat Partai Demokrat gerah. Merasa tersudut, Demokrat pun memilih mengadukan Metro TV dan tvOne ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq menyebut aduan Demokrat sebagai bentuk kegalauan Demokrat. "Saya bisa mengerti kegalauan dan kerisauan teman-teman Demokrat terhadap pemberitaan media massa khususnya televisi," ujar Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (24/2/2012).

Dalam kacamata PKS, pemberitaan media massa yang masif menyoroti Demokrat terjadi karena kegagalan pembenahan internal partai.  "Sepanjang Demokrat bisa menyelesaikan masalahnya, dengan sendirinya berita-berita negatif tidak ada," pungkasnya.

Mahfudz menambahkan pemberitaan media massa khususnya televisi tentang Demokrat masih sesuai standar kode etik siaran dan jurnalistik. Alasannya, media memberitakan sesuatu berdasarkan fakta seperti jalannya persidangan kasus suap Wisma Atlet di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

"(Berita) persidangan hukum itu kan sudah terbukti, jadi masyarakat tidak bisa ditutup sedemikian rupa pengetahuannya dan informasinya," pungkasnya.

Dia berharap KPI memproses aduan Demokrat atas dua televisi secara obyektif. "Saya hanya berharap, mengingatkan KPI menyelidiki secara profesional dan objektif, tidak boleh mengambil penilaian kesimpulan berdasarkan tekanan-tekanan," tegasnya.(okezone.com)
Share this Article on :

0 comments:

Poskan Komentar

 

© Copyright PKS NONGSA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS NONGSA.