MOTIVATOR ASIA
HIGH PRECISION TOOL

Mari Raih "THR" Allah di Akhir Ramadhan

Aris Hardy Halim, ST ketika memberikan kultum
PKS Nongsa - Jika menjelang sepuluh hari terakhir Ramadhan umumnya kita memikirkan tunjangan hari raya (THR)yang biasa diberikan oleh manusia  sehingga kita lupa bahwa Allah memberi THR yang dahsyat. Hal ini dikatakan oleh Aris Hardy Halim, ST Wakil Ketua DPRD Kota Batam saat memberi kultum jelang Sholat Tarawih di Musholla Al-Amin, Kavling Senjulung, Kabil Senin malam (13/8).

"Sepuluh hari terakhir yang ada di pikiran kita terutama ibu-ibu adalah THR. Padahal Allah telah berjanji akan memberi THR yang sangat luar biasa," ujarnya.

Dia mengatakan di sepuluh hari terakhir Ramadhan ini ada malam Lailatul Qadr, dimana keutamaannya melebihi seribu bulan atau 86 tahun dan Allah turunkan malam Lailatul Qadr itu pada malam sepuluh hari terakhir yakni pada malam-malam ganjil, 21, 23,25, dan 27.

"Malam Lailatul Qadr itu lebih baik dari seribu bulan bahkan lebih baik lagi. Tidak ada yang bisa memastikan usianya sampai 80 tahun atau lebih. Ini THR dari Allah yang sangat luar biasa. Hanya saja kita terlena," kata Aris yang merupakan anggota dewan dari PKS ini.

Malam-malam terakhir Ramadhan ini menurut dia masjid bersaing dengan mall. Padahal ketika datang 10 hari terakhir Rasulullah SAW ber-i'tikaf di masjid hingga Hari Raya Idul Fitri.

THR dari Allah yang kedua adalah dijauhkannya kita dari api neraka. Orang yang bebas dari penjara saja senangnya bukan main, sampai sujud syukurnya lama sekali.

" Dan THR ketiga adalah do'a-do'a kita akan diijabah oleh Allah sebagaimana janji Allah dalam Al-Quran di Surah Al-Baqarah dalam rangkaian ayat-ayat tentang puasa, ayat ke-183 dan seterusnya.

Dalam ayat itu dijelaskan bahwa Allah sangat dekat dengan hamba-hambaNya yang mengabdi kepadaNya, bahkan lebih dekat dari urat leher. Apa yang dia minta akan diijabah oleh Allah SWT.

"Kalau do'a kita tidak diijabah berarti kita kurang dekat dengan Allah SWT," ujarnya.

Jika kita menghampiri Allah dengan berjalan, maka Allah akan menghampiri kita dengan berlari. Dan, jika kita menghampiri Allah dengan cepat maka Allah akan lebih cepat lagi.

"Orang cerdas tak minta THR pada manusia tapi kepada Allah. Orang yang mengejar THR pada manusia banyak yang kecewa akan tetapi yang meminta kepada Allah maka Allah akan menggerakkan hati orang-orang untuk memberi THR. Mari kita raih THR Allah itu," katanya.

Sebelum memberikan kultum, Aris juga memberikan bantuan pada Masjid Nurul Hikmah yang sedang dalam tahap pembangunan.

"Awalnya saya bingung karena Masjid Nurul Hikmah tidak ada dalam daftar masjid yang ada di Depag dan alamatnya masih belum jelas. Alhamdulillah, Allah gerakkan kaki saya untuk datang kesini," ujarnya.

Menurut Aris, bantuan yang diberikannya berupa voucher dan tidak tunai. Nanti akan ditransfer langsung ke rekening masjid.

"Jika jumlahnya tidak sesuai dengan yang ada di kwitansi jangan ditandatangani. Uang ini bukan uang saya, Wali Kota atau Wakil Wali Kota, akan tetapi adalah uang bapak-ibu sekalian yang dikembalikan oleh pemerintah," ujarnya.

Dalam kunjungan Aris Hardy Halim ke Musholla Al-Amin ini hadir pula para pengurus DPC PKS Nongsa diantaranya Ketua  DPC PKS Nongsa Ridha Siddiq, Ketua DPRa Kabil Asep Sunarya dan beberapa pengurus DPC dan DPRa PKS lainnya seperti Suprihanto, Muhlis, Burhani, Nasrial dan Dedi Mustofa.

Kiri-Kanan: Jama'ah Musholla Al-Amin, Ketua DPC PKS Nongsa dan Ketua DPRa PKS Kabil
 Ketua DPC PKS Nongsa Ridha Siddiq juga memberikan bantuan berupa Mushaf Al-Quran untuk Musholla Al-Amin. Selepas Sholat Tarawih rombongan dari DPC PKS Nongsa beramah tamah dengan para pengurus Masjid Nurul Hikmah dan Musholla Al-Amin diantaranya Suwito sebagai ketua pengurus Masjid Nurul Hikmah, Effendi dan jama'ah lainnya.

Sebelum pulang, rombongan DPC PKS Nongsa juga menyempatkan diri mengunjungi lokasi pembangunan Masjid Nurul Hikmah yang masih berupa pondasi.
By: Abu Raihan
PESAN

0 Response to "Mari Raih "THR" Allah di Akhir Ramadhan"

Posting Komentar