News Update :

Salim A. Fillah: Pemimpin yang Adil Membawa Keberkahan

24 Februari 2013

Salim A. Fillah
Batam (PKS Nongsa) - Seorang pemimpin yang adil akan membawa keberkahan bagi orang yang dipimpinnya bahkan keberkahan bagi mahluk lain yang mendiami tempat dimana pemimpin tersebut berkuasa. Hal ini dikatakan oleh Salim A. Fillah salah seorang pengurus Masjid Jogokariyan, Jogjakarta.

" Rumus pemimpin didalam Islam ada dua. Cermin pemimpin kalian akan tergambar sebagaimana keadaan kalian," ujar Salim ketika mengisi pengajian di Masjid Al-Huda Komplek Rajawali, Bandara Hang Nadim, Batam, Ahad (24/2/2012) malam.

Dia mengatakan di zaman Khalifah Umar Bin Abdul Aziz menjadi pemimpin, seekor Serigala saja tidak berani untuk memangsa seekor Domba. Ini merupakan cerminan keberkahan dari seorang pemimpin yang adil.

" Seekor Serigala saja tidak berani untuk memangsa Domba. Jika ada Serigala yang akhirnya berani memangsa Domba, maka orang-orang akan berteriak. Pemimpin mati...pemimpin mati. Inilah keberkahan yang diberikan Allah karena pemimpin yang adil," Ujar Salim yang juga pengasuh kelompok pengajian yang diberi nama Majelis Jejak Nabi ini.

Dia mengatakan ketika Umar Bin Abdul Aziz diangkat menjadi Khalifah, tubuhnya langsung kurus kering. Hal ini dikarenakan Umar Bin Abdul Aziz sangat membatasi makan.

" Kulit Umar Bin Abdul Aziz yang semula putih kemerah-merahan berubah menjadi kuning dikarenakan membatasi makan tersebut. Beliau sangat takut kepada Allah," katanya.

Dia juga mengatakan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pernah mengatakan bahwasanya beliau akan mengajak 38 juta warga Jawa Barat untuk masuk syurga bersama-sama.

" Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pernah mengatakan ingin mengajak 38 juta warga Jawa Barat untuk masuk syurga bareng-bareng. Subhanallah," ujar pria kelahiran Jogjakarta ini.

Menurut Salim jika rakyat masih doyan dibeli suaranya dengan duit, maka yang memimpin juga masih suka "mainin" duit.

Salim juga menceritakan bahwasanya Masjid Jogokariyan dari sisi kemakmuran masjid, Sholat Shubuh, Maghrib dan Isya' sebanyak 40 persen dari jumlah jama'ah ketika sholat Jum'at. Masjid Jogokarian merupakan sebuah masjid yang cukup besar.
Masjid Jogokariyan, Jogjakarta

" Jama'ah Sholat Shubuh, Maghrib dan Isya' di Masjid Jogokarian tidak jauh berbeda dengan Sholat Jum'at yakni sekitar 40 persen. Target kami angka tersebut akan bertambah menjadi 60 persen pada tahun 2015," ujar Salim yang biasa berdakwah ke beberapa kota di Indonesia ini.

Hal itu bisa tercapai karena Masjid Jogokariyan memiliki tahapan demi tahapan dan target-target yang tersusun rapi. Jama'ah Masjid Jogokarian menurut Salim juga diasuransikan.

" Jika ada yang sakit bisa ditanggung di rumah sakit, minimal kelas tiga," katanya.

Dia mengatakan Masjid Jogokariyan merupakan salah satu masjid percontohan nasional.

Pada kesempatan ini Salim A. Fillah juga memberi hadiah beberapa buah buku untuk Jama'ah Masjid Al-Huda.

#PKS Nongsa ***Siap Menuju Tiga Besar*** _____________________________________________________________________________  
Web Launcher PKS Nongsa on Android Klik Disini 
Share this Article on :

0 comments:

Poskan Komentar

 

© Copyright PKS NONGSA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS NONGSA.