News Update :

Entri Populer

Seputar PKS

Taujih

Parade Bedug Semarakkan Malam Takbiran di Padang

28 Juli 2014

PKS Nongsa - Parade Bedug Sumarak awal Syawal menyemarakkan suasana menyambut Idul Fitri 1435 H yang diadakan pada malam takbiran. Acara ini dilepas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wagub Sumbar Muslim Kasim, Ketua DPRD Prov. Sumbar Yultekhnil, Sekda Sumbar Ali Asmar, Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah beserta jajaran, Ka.Kanwil Kemenag Sumbar Syahrul Wirda dan Forkopimda Sumbar di halaman Masjid Raya Sumbar, Minggu malam (27/7).

Gubernur Sumbar dalam sambutannya menyampaikan event seperti ini memiliki arti yang positif untuk semua masyarakat dan perlu untuk dipertahankan untuk tahun-tahun kedepan.

"Bedug merupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritual keagamaan ataupun hal lainnya, jadi event Parade Bedug Sumarak awal Syawal ini berguna untuk memeriahkan dan mensyiarkan agama islam kepada seluruh masyarakat karena akan membangun dan mempererat kebersamaan dan silaturahim," ungkap Irwan.

Event yang dihadiri ratusan masyarakat Kota Padang ini dimeriahkan dengan pemukulan bedug oleh Gubernur dan undangan lainnya, serta pembacaan puisi oleh Gubernur yang berjudul " Sajadah Panjang" karya Taufiq Ismail serta Wagub dengan puisi "Allahu Akbar" yang ditulis oleh beliau sendiri.[pr/dm]



Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Ini Alasan Prabowo-Hatta Yakin Menang di MK

27 Juli 2014

PKS Nongsa - Koordinator Polonia Centre, Mustofa Nahrawardaya menegaskan, tim hukum Prabowo-Hatta akan memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi. Ia menyebutkan beberapa faktor yang membuat tim Prabowo-Hatta bisa memenangi gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Faktor yang pertama, PKS pernah punya pengalaman serupa di Sulawesi yang kalah di KPUD namun menang saat menggugat ke MK. Polanya sama dengan yang terjadi dengan kecurangan pilpres 2014 ini," katanya di Jakarta, Minggu 27 Juli 2014.

Ia mengatakan, data-data yang dijadikan bukti dan dipegang oleh PKS saat ini berupa video kecurangan, pencoblosan secara massal oleh penyelenggara dan kejanggalan pada form C1.

"PKS serius garap kecurangan nasional juga. Mungkin orang bilang cuma video, tapi jelas ini bukan rekayasa. Masa iya MK diam saja ketika melihat video panitia atau penyelenggara mencoblos kertas suara," katanya.

Ia menyebutkan faktor kedua, yakni MK yang dipimpin oleh Partialis Akbar dan Hamdan Zoelva. Menurut dia, kedua orang ini adalah mantan politisi yang sangat mengerti persoalan yang digugat oleh Prabowo-Hatta. 

"Jadi kami yakin jika MK lebih cerdas dari KPU," ucapnya. [dm/viva]



Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Relawan Prabowo-Hatta Se-Indonesia Diminta Kawal Gugatan di MK

PKS Nongsa - Pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa telah mengajukan gugatan terkait hasil Pilpres 2014 kepada Mahkamah Kunstitusi (MK).

Untuk itu, anggota Tim Kampanye Nasional (timkamnas) Prabowo-Hatta, Andre Rosiade meminta kepada seluruh relawan pasangan nomor urut satu itu baik di pusat, provinsi hingga pelosok desa untuk merapatkan barisan.

"Kemarin Pak Prabowo dan Hatta sudah mendaftarkan gugatan ke MK, oleh karena itu saya minta kepada seluruh relawan untuk tetap berkonsolidasi mengawal jalannya gugatan tersebut,"pinta Andre kepada wartawan di Jakarta, Minggu (27/7).

Konsolidasi ini, menurut Andre, atas dasar keyakinan jika pasangan Prabowo-Hatta akan memenangkan gugatan di MK. Pasalnya, tim hukum Prabowo-Hatta sudah miliki data-data valid terkait kecurangan yang terjadi saat perhelatan Pilpres 9 Juli lalu.

"Kita akan buktikan tanggal 6 Agustus nanti saat sidang Perdana, makanya para pendukung dan relawan jangan sampai lengah," kata Andre lagi.

Seperti diketahui, Jumat (25/7) lalu, Tim hukum Prabowo-Hatta yang terdiri dari 95 pengacara mendaftarkan gugatannya atas hasil Pilpres 2014 kepada MK.

Ketua MK Hamdan Zoelva memperkirakan bahwa sidang perdana gugatan Pilpres dapat dilaksanakan Rabu (6/8) dengan agenda mendengarkan keterangan lisan dari pemohon untuk menjelaskan pokok-pokok permohonannya.[dm/rmol]



Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Prabowo-Hatta Minta MK Batalkan Kemenangan Jokowi-JK

PKS Nongsa - Capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, mengajukan beberapa permintaan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dalam permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Permintaan pertama, meminta MK membatalkan penetapan rekapitulasi penghitungan suara nasional yang telah diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kedua, (membatalkan) keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang penetapan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2014 yang dikeluarkan pada 22 Juli 2014," ujar anggota Tim Hukum Prabowo-Hatta, Maqdir Ismail, dalam jumpa pers usai mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 di Gedung MK, Jakarta, Jumat (25/7/2014) malam.

Maqdir mengatakan, hasil penghitungan pihaknya justru menunjukan Prabowo-Hattalah yang menenangi Pilpres 2014 dengan raihan 67.139.153 atau 50,25 persen suara nasional. Sementara, Jokowi-JK mendapatkan 66.435.124 atau 49,74 persen suara.

Maqdir menjelaskan alasan pengajuan gugatan hasil Pilpres ini, di antaranya temuan banyaknya pelanggaran dalam penyelenggaraan Pilpres 22 Juli 2014 lalu. Pelanggaran-pelanggaran itu pun diduga melibatkan aparat negara atau pihak-pihak lain yang didukung oleh aparat negara.

"Dari hasil hitungan kami, kami temukan bahwa di 33 provinsi terjadi pelanggaran dan ini terjadi di 52 ribu TPS, yang berkenaan dengan 21 jutaan pemilih," ujarnya.[dm/tribunnews]



Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

[Download] Lagu We Will Not Go Down Versi Indonesia

PKS Nongsa - Lagu ini merupakan aransemen dari lagu We will not go down yang dipopulerkan oleh Michael Heart yang dipersembahkan khusus bagi warga Gaza Palestina yang masih dijajah oleh Zionis Israel.

Klik disini untuk download









Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Posko Mudik PKS Jadi Referensi Pemudik

26 Juli 2014

PKS Nongsa - Program mudik online yang digelar oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah mendapat respon positif dari para netizen. Berbagai akun pun menjadikan PKS Jateng sebagai referensi mudik tahun ini.

Untuk menambah kenyamanan mudik, PKS Jateng pun juga menggelar beberapa progam tambahan di mudik online, yakni menggelar kuis mudik via twitter dan video lucu mudik Lebaran.

Menurut koordinator Social Media PKS Jateng, Ibnu Dwi Cahyo, kuis mudik dan video lucu tersebut dibuat memang untuk membuat para pemudik yang sedang merasa lelah, ataupun jenuh dikarenakan terjebak macet bisa terhibur dengan adanya video lucu dan kuis twitter ini.

"Untuk video lucu, memang kita mengadopsi dari iklan yang cukup populer di televisi, agar para pemudik bisa terhibur, pun demikian dengan kuis twitter, kita buat agar para pemudik yang mayoritas sekarang adalah pengguna gadget bisa iseng-iseng dapat hadiah," katanya, Jumat (25/7).

Melalui akun twitter@PKSjateng, Ibnu menyampaikan bahwa semua info mudik yang berada di sekitar Jateng bisa dilihat di akun tersebut, karena penyampaian kabar mudik yang digelar secarareal time, hingga H+7 Lebaran pekan depan.

Terpisah, Koordinator media center PKS Jateng, Muntafingah, berharap dengan adanya info mudik online ini mampu menjembatani informasi masyarakat, terutama para pemudik pengguna gadget untuk lebih membantu kelancaran mudik Lebaran.

"Insyaallah program ini setiap hari kita gelar agar warga yang mudik terbantu, khususnya di wilayah Jateng," kata Fingah.[dm/suaramerdeka]



Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Apapun Hasil Pilpres, PKS Telah Menang

25 Juli 2014

PKS Nongsa - Hari ini sesuai rencana tim pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kecurangan yang banyak ditemukan saat pemungutan suara berlangsung pada 9 Juli 2014 lalu.

Menanggapi hal ini, politisi PKS Aboebakar Alhabsy mengatakan, apapun hasil Pilpres dan MK, PKS telah menang.

"Apapun hasilnya Pilpres dan MK, PKS telah menang ikhwah sekalian...," tulis Aboebakar pada akun Twitternya @aboebakar15, Jum'at (25/7).

Menurut pria yang juga anggota Komisi 3 DPR RI ini, PKS telah berhasil mengarus utamakan isu Palestina, sehinga semua pihak memiliki perhatian tinggi terhadap isu ini.

"Soliditas dan kekuatan struktur PKS semakin dilihat dan diakui, terbukti saat dipercaya menjadi saksi pada Pilpres kali ini," lanjutnya.

Dia mengatakan Pilpres kali ini menunjukkan begitu pentingnya kualitas keberagamaan seorang calon pemimpin.

"Saya kira ini salah satu kemenangan kita
Ikhwah sekalian. Maju ke MK adalah sebuah keputusan untuk mengamankan amanah rakyat yang diberikan kepada pasangan Prabowo Hatta," ungkapnya.

Hal ini adalah upaya untuk memastikan agar pemilu tidak terciderai dengan kecurangan, penggelembungan dan manipulasi.

"Tak perlu risih bila memang pemilu sudah bersih....tak perlu galau bila pemilu memang tak kacau," katanya.

Aboebakar juga mengharapkan kepada segenap kader PKS untuk mendoakan agar proses yang ditempuh tim Prabowo-Hatta dapat berjalan lancar di MK.

"Mohon doa antum sekalian, supaya proses MK berjalan dengan lancar dan terlaksana dengan fair trial justice," pungkasnya.[dm/pksnongsa]




Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Gubernur Sumbar Jemput Jenazah Mahasiswi Korban Perampokan

PKS Nongsa - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menyempatkan diri ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) untuk menjemput jenazah mahasiswi Mesir asal Sumbar yang meninggal dunia karena dirampok.

Korban yang diketahui bernama Gusti Rahma Yeni yang meninggal pada tanggal (17/7), dan direncanakan dikebumikan di Tanah Datar.

Ikut hadir dalam kesempatan tersebut, menteri Kominfo RI Ir. Tifatu Sembiring, Bupati Shaddiq Pasdigue, Wabup Irdinansyah Tarmizi, Kepala Biro Binsos, Staf Ahli GUbernur Bidang Kemasyarakatan, Ir. Murdika, Kepala Biro Humas.

Informasi yang di terima dari rekan korban, Yahya Ibrahim, mengatakan Rahma Yeni merupakan alumni MAN Koto Baru Padang Panjang angkatan 2010, dan sekarang sedang kuliah di Universitas Al-Azhar.[pr/dm]



Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Ratusan Advokat Bela Prabowo-Hatta

24 Juli 2014

PKS Nongsa - Sebanyak 200 orang pengacara atau advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Merah Putih (TPMP) menangani perkara pemilihan  presiden dan wakil presiden (pilpres) 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sekitar 200-an orang advokat, dari kantor saya, dari kantornya Pak Alamsyah, dan lain-lain," ujar salah satu advokat dari TPMP, Firman Wijaya dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Kamis sore (24/07/2014).

Tim yang membela Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa itu juga telah menyediakan bukti berupa berbagai dokumen dan saksi-saksi."Ada saksi yang akan bicara, dan memberikan testimoni," ucap Firman.

Firman jugaengatakan, pihaknya akan melaporkan dugaan kecurangan ke MK pada Jumat (25/7/2014). Rencananya akan dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa."Harapan kami beliau bisa datang, setelah salat Jumat," katanya.[dm/sindonews]



Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Tim Prabowo-Hatta Temukan Bukti Kecurangan Baru KPU

PKS Nongsa - Tim Prabowo-Hatta menemukan banyak keganjilan dan indikasi kecurangan dalam gelaran pilpres 2014. Tim pasangan capres-cawapres nomor urut 1 itu menemukan bukti indikasi kecurangan baru yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara.

"Di lapangan terjadi kasus baru, TPS yang sudah di kunci suaranya tadi malam ditemukan pembukaan kotak suara yang sudah di segel," ujar anggota tim kuasa hukum Prabowo-Hatta, Didiek Supriyanto dalam konfrensi pers di Kantor DPP PKS, Jakarta (Kamis malam, 24/7).

Kasus tersebut antara lain terjadi di salah satu TPS di Jakarta Utara. Didiek mengatakan sangat menyayangkan karena pihak Prabowo-Hatta tidak diberi tahu kotak suara dibuka. Tak hanya di Jakarta Utara, aksi ini juga ditemukan di Jakarta Pusat.

"Di Jakarta pusat juga terjadi pembukaan kotak suara dengan alasan ada rekomendasi dari Bawaslu. Sudah diputuskan tanggal 22 kemarin tapi kenapa hari ini masih diadakan pembukaan," sambungnya.

Akibatnya, sebut Didiek, pihaknya curiga jika ada upaya untuk menutupi kekurangan dalam penyelenggaraan pemilu oleh pihak penyelenggara.

"Misalnya kalau tidak ada A5 baru ditambahkan, makanya ini kami minta tolong Polri kalau bisa dipasang police line di lokasi," tandasnya.[dm/rmol]



Aplikasi Android Aplikasi BlackBerry

Cerita Bang Antho

Kiprah Kami

Seputar Politik

 

© Copyright PKS NONGSA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS NONGSA.